PANGAUBAN HES BANGKITKAN SEMANGAT SUMEDANG “SENYUM MANIS”

Sumedang- Sosoknya yang kharismatik dan sangat dekat dengan rakyat membuat masyarakat sumedang terutama masyarakat dunia pendidikan selalu mengenang beliau. Banyak orang terinspirasi terhadap kegigihanya membangun dunia pendidikan dan membangun masyarakat sumedang yang “SENYUM MANIS” (Sejahtera-Nyunda-Maju-Mandiri-Agamis).

H. Endang Sukandar, M.Si, meninggal saat menjabat sebagai Bupati Sumedang periode 2013-2018 yang hanya empat bulan lamanya, disaat masyarakat menaruh harapan besar terhadap perubahan sumedang dibawah kepemimpinan beliau, beliau wafat ditengah-tengah masyarakat saat bertugas menghadiri suatu acara adat di Desa Karedok Sumedang (2/11/2013) lalu. Seluruh masyarakat begitu kehilangan karena beliau sangat dekat dan mencintai masyarakat serta sangat menjunjung tinggi kearifan budaya lokal khususnya budaya sumedang. Konsep pembangunannya yang visioner seperti pembuatan jalan lingkar selatan, jalan tembus tanjungsari lembang, pembangunan di titik terluar dll menjadikanya sangat didukung masyarakat sumedang.

Rasa kehilangan juga sangat terasa di kalangan akademisi/dunia pendidikan di kabupaten sumedang terutama di YPSA (Yayasan Pendidikan Sebelas April Sumedang) tempat beliau meluangkan seluruh hasrat beliau sebagai seorang pendidik dan pemikir dalam dunia pendidikan. Banyak sekali hasil pemikiran yang beliau terapkan dalam dunia pendidikan teruatama salah satunya pendidikan anak di daerah dengan mewajibkan pendidikan madrasah di kampung-kampung sebagai landasan pembangunan akhlak anak sejak usia dini dll. Dengan landasan tersebut “PANGAUBAN HES” dibentuk dan dikukuhkan (28/01/2017) dengan visi untuk mengingatkan/menyatukan kembali keinginan HES dalam mewujudkan Sumedang “SENYUM MANIS”. Kalangan akademisi merasa penting dibentuknya suatu perkumpulan/organisasi non politik yang asas nya bertujuan untuk menyambung cita-cita HES yang sekarang sudah mulai dilupakan. HES akan selalu dikenang di kalangan dunia pendidikan terutama siapapun yang berada di bawah YPSA dan STMIK Sumedang, apalagi yang pernah hidup dan berjuang bersamanya. HES dan semangatnya adalah milik kita bersama, dan kita selaku penerusnya selayaknya melanjutkan semangat HES untuk dunia pendidikan yang lebih baik.

Red. Ucu Koswara

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *
Email *
Website