KULIAH SAMBIL BERWIRAUSAHA

STKIP – Kuliah sambil berwirausaha? Kenapa tidak? Kamu sebagai mahasiswa dapat membuka peluang usaha untuk menambah uang saku. Selain mendapatkan penghasilan sendiri, kamu juga tidak akan meninggalkan waktu untuk kuliah.

Hal inilah yang dilakukan oleh Lilis Rosa R. (19) mahasiswa semester 5 prodi Diksatrasia , STKIP, Sebelas April Sumedang. Setiap kuliah ia membawa berbagai macam makanan ringan untuk dijajakan kepada teman-temannya, mulai dari lontong, lemper, risoles, ketan gurih, pastel, dadar gulung, kue putu ayu, martabak, combro hingga camilan keripik sampeu, bosus (bola susu) hingga piklum (keripik lumpia).

Lilis menyampaikan bahwa usahanya tersebut tidak memerlukan modal sama sekali, ia hanya ikut menjual usaha yang rintis oleh keluarganya, dari harga awal Rp. 800,. Ia menjualnya Rp. 1000,. untuk berbagai makanan ringan. Rata-rata pendapatan perharinyapun mencapai Rp. 5000 – Rp. 10.000/hari. “Lumayan, jadi sambil berangkat kuliah tetep bisa punya uang sendiri, mau apa-apa ga mesti minta kepada orang tua”. ucapnya.

Walaupun awalnya merasa ragu dan gengsi namun kini dengan kemajuan usahanya dia dapat meringankan beban orang tuanya, walaupun terkadang usaha yang dijalaninya terasa gampang-gampang susah. Ketika dagangannya tidak habis ia menawarkan dagangannya ke tetangga sekitar rumahnya terkadang ia juga menjajakan dagangannya di TPA/PAUD tempat ia menjadi tenaga pengajar.

Lilis menambahkan bahwa “kunci untuk memulai berwirausaha adalah menjauhkan rasa gengsi, selain itu melalui berjualan setidaknya mengajari kita untuk menghargai uang, mendidik mental, dan melawan rasa gengsi. Karena kalau gengsi melulu gak akan ada kemajuan dalam hidup”. ucap Lilis

Bercermin pada perjuangan Lilis Rosa, kita sebagai mahasiswa dapat mencontoh satu perbuatan positif yang dilakukan Lilis, memulai berwirausaha secara sederhana namun tidak mengganggu waktu kuliah dan secara tidak langsung dapat mengurangi beban orang tua.
Lilis berpesan bahwa pribadi seorang mahasiswa yang tangguh ialah mahasiswa yang bisa melawan gengsinya sendiri, karena gengsi tidak akan mengubah hidup seseorang. (fan/GPS)

Cemilan : Mahasiswa sedang menikmati cemilan yang dijajakan lilis

Sumber Berita : GPS (Gema Perss STKIP Sebelas April Sumedang)

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *