“DINO SAKIT GIGI” karya hebat mahasiswa PG PAUD melaui Wayang Batang Singkong.

STKIP-Kreativitas memang tidak terbatas, ini yang diperlihatkan para mahasiswa PG PAUD STKIP Sebelas April Sumedang semester 5 dari asuhan dosen Bapak Rony Hidayat Sutisna, S.Sn., M.Pd., dalam menampilkan karya seni rupa berbasis kearifan lokal. Karya seni yang dibuat oleh para mahasiswa berupa karya seni rupa berbentuk mainan wayang yang terbuat dari bahan dasar batang dan daun singkong sebagai salah satu tugas mata kuliah seni rupa anak.

Mainan wayang ini merupakan sebuah produk budaya  yang biasa ditemukan di daerah pedesaan yang biasanya dibuat oleh para petani  untuk dijadikan mainan anak-anak. Di daerah rancakalong mainan ini masih dapat di jumpai walaupun mainan ini sudah sangat jarang digunakan karena pengaruh teknologi yang semakin maju.

Rony mengungkapkan “ masih banyak mainan-mainan tradisional khususnya yang ada di wilayah sunda yang mempunyai kajian nilai tinggi/penting bukan hanya untuk dijadikan media pembelajaran tetapi dapat dijadikan nilai yang dapat mempengaruhi perkembangan psikologi anak dalam meredam pengaruh buruk perkembangan teknologi sekarang ini, sehingga dalam hal ini kegiatan ini dirasa sangat penting untuk di kembangkan lebih lanjut sehingga anak-anak di masa sekarang mengetahui dan lebih jauh mempertahankan budaya berbasis muatan/kearifan lokal yang sekarang ini sudah mulai terkikis kemajuan jaman ”

Berikut disajikan sebuah video hasil karya mahasiswa PG PAUD STKIP Sebelas April Sumedang semester 5 yang mencoba merevitalisasi pembuatan mainan tradisional wayang yang diaplikasikan kedalam bentuk pertunjukan cerita anak.

Selamat menyaksikan.

Red: UPT-Lab

Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *